Senin, 04 Juni 2012


KATA PENGANTAR

Bismillahirrohmanirrohim
Assalamualaikum. Wr. Wb
Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat, Taufiq serta Hidayah-Nya, sehingga penyusun dapat menyelesaikan makalah tentang “MANAJEMEN KOPERASI”.
Makalah ini disusun untuk dijadikan pedoman bagi Mahasiswa- Mahasiswi agar mengetahui tentang koperasi yang ada dalam perusahaan, baik itu perusahaan induk maupun perusahaan primer.
Terima kasih saya ucapkan kepada dosen pembimbing yang telah membimbing dan memberi kami pengarahan serta motivasi dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga kita semua mengetahui tentang bagaimana koperasi yang ada dalam perusahaan.
Dalam penyusunan makalah ini penyusun menyadari masih banyak kekurangannya.    Oleh karena itu, demi efektifitas dalam belajar dan kesempurnaan saya berharap adanya kritik dan saran yang sifatnya mendukung.


Lamongan, 16 April 2012

Penyusun





Daftar isi
Kata pengantar ................................................................................................................1
Bab i pendahuluan............................................................................................................3
            latar belakang ......................................................................................................3
Bab ii permasalahan .........................................................................................................4
Bab iii pemecahan masalah ...............................................................................................5
Bab iv kesimpulan dan sasaran .........................................................................................8











BAB I
PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang
Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 khususnya pasal 33 ayat (1) menyatakan bahwa perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekelurgaan. Mengacu pada pasal tersebut maka pengertian koperasi seperti tercantum dalam undang-undang No. 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian sebagai berikut.
Ayat 1 pasal 1 Undang-undang No. 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian menyatakan bahwa koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi dan sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.
 Sebuah koperasi perusahaan ini dicapai melalui penggunaan badan usaha umum yang disebut perusahaan induk, struktur bisnis yang dibentuk untuk memiliki dan mengelola aset dari berbagai jenis sebagai bisnis utamanya.
Koperasi memang cocok untuk masyarakat Indonesia, dan sudah ada di dalam masyarakat kita jauh sebelum Indonesia merdeka. Pada dasarnya bangsa Indonesia suka bekerja sama dan saling tolong-menolong. Koperasi yang pertama tumbuh subur di Indonesia adalah koperasi sosial yang dalam kegiatannya lebih mengutamakan kegiatan yang bersifat sosial tanpa memperhitungkan segi keuntungan dalam arti ekonomi. Koperasi semacam ini dapat tumbuh subur dengan landasan rasa solidaritas dari anggotanya.
perusahaan berbeda dalam struktur hukum dan karena itu tidak sebuah koperasi dalam arti tradisional. Itulah mengapa kita menyebutnya sebagai "koperasi perusahaan" untuk membedakannya dari kedua perusahaan generik dan generik koperasi.
BAB II
PERMASALAHAN

1.      Koperasi Mega Sejahtera telah mendapat alokasi pembelian saham dari PT. Mega Bahtera Indah sebanyak 1.200.000 (satu juta dua ratus ribu) lembar saham. Bagaimana pendapat saudara tentang kepemilikan koperasi atas saham di sebuah perseroan?
2.      Perlukah koperasi memiliki visi, misi, dan tujuan? Bagaimana pendapat saudaratentang visi,misi, dan tujuan koperasi mega sejahtera ?
3.      Perhatikan nilai-nilai corporate pada koperasi mega sejahtera. Apakah menurut saudara untuk mencapai kesuksesan, sebuah koperasi perlu menanamkan nilai-nilai corporate di lingkungannya ? jelaskan !
4.      Perhatikan beberapa kunci sukses koperasi mega sejahtera. Bagaimana pandangan anda terhadap kunci sukses tersebut?
5.      Kesuksesan koperasi mega sejahtera terutama di dukung oleh keberadaan PT Mega Bahtera Indah yang memiliki image yang baik. Jika koperasi tersebut berada pada perusahaan yang kurang mendukung keberadaannyadan koperasi dibiarkan menjadi lembaga independen dan mandiri, apakah koperasi lebih pesat perkembangannya atau justru semakin menurun perkembangannya? Jelaskan jawaban saudara !







BAB III
PEMECAHAN MASALAH

1.      Koperasi Mega Sejahtera telah mendapat alokasi pembelian saham dari PT. Mega Bahtera Indah sebanyak 1.200.000 (satu juta dua ratus ribu) lembar saham. Bagaimana pendapat saudara tentang kepemilikan koperasi atas saham di sebuah perseroan !

Tidak menjadi masalah kepemilikan koperasi atas saham disebuah pertokoan karena saham merupakan tanda bukti yang sah seseorang ikut serta memiliki perusahaan koperasi.
-          Saham koperasi diterbitkan atas nama anggota sehingga memenuhi kaidah suara / vote di dalam koperasi, yaitu satu anggota satu suara (one man one vote). Penggunaan istilah saham sebagai salah satu sumber modal koperasi penggunaan istilah saham dalam koperasi juga mempertimbangkan bebrapa hal diantaranya istilah saham digunakan oleh koperasi seluruh dunia dan istilah saham juga bukan monopoli PT (perseroan terbatas). Pada prinsipnya koperasi tetap koperasi sepanjang sesuai dengan nilai dan prinsip koperasi.

2.      Perlukah koperasi memiliki visi, misi, dan tujuan? Bagaimana pendapat saudaratentang visi,misi, dan tujuan koperasi mega sejahtera.

Koperasi perlu memiliki visi,misi, dan tujuan
Pendapat tentang visi, misi, dan tujuan koperasi mega sejahtera yaitu :
·         Visi merupakan hasil dari impian wirausaha atas sesuatu yang belum terwujud dan kemempusn melukiskan impian yang menarik tersebut agar bisa dilihat orang.

Visi akan membantu perusahaan dengan 3 cara yaitu :
a.       Memberikan arah ke masa depan dan menentukan jalan yang akan diambil untuk meraihnya.
b.      Menentukan keputusan.
c.       Menginstruksikan orang-orang untuk bekerja giat semangat dalam mengerjakan semua aktivitas.
Koperasi mega sejahtera mempunyai visi menjadi koperasi terbaik yang mendukung perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan anggota.
·         Misi yaitu, mekanisme yang menjelaskan bagaimana agar semua orang menuju ke arah yang sama untuk mencapai tujuan.
Misi koperasi mega sejahtera yaitu mengembangkan usaha-usaha serbaguna untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan karyawan serta memberikan nilai tambah bagi perusahaan di lingkungan PT Mega Bahtera Indah.
·         Tujuan adalah  merupakan hasil akhir dari visi dan misi yang telah di buat pada perusahaan / organisasi.
Tujuan koperasi mega sejahtera yaitu meningkatkan kesejahteraan anggotanya dan mememberikan nilai tambah bagi perusahaan di lingkungan PT mega bahtera indah.

3.      Perhatikan nilai-nilai corporate pada koperasi mega sejahtera. Apakah menurut saudara untuk mencapai kesuksesan, sebuah koperasi perlu menanamkan nilai-nilai corporate di lingkungannya ? jelaskan !

Untuk mencapai kesuksesan sebuah koperasi perlu menanamkan nilai corporate karena corporate adalah sistem sotj teknis pada subtansinya, sisitem terbuka pada lingkungannya, sistem dasar target pada tugasnya dan sisitem ekonomi pada penggunaan sumbu-sumbu. Cooperatics percaya bahwa manajemen koperasi tidak hanya bermanfaat dari sudut manusia dan sosial pandang, tetapi juga merupakan aset kompetitif kunci untuk sebuah perusahaan
-          Semua pelaksanaan dalam keseluruham komplek dan pengaruh eksternal, dipengaruhi oleh hubungan sistem, demikian juga dilihat dari sudut pandang ekonomi, tidak cukup hanya melaksanakan koperasi secara ekonomis saja, tetapi juga berhubungan dengan hubungan antar manusia dalam kelompok koperasi dan antar anggota, tetapi juga berhubungan dengan hubungan antar manusia dalam kelompok koperasi dan antar anggota dengan menjamin perusahaan koperasi dalam lapangan lain.

4.      Perhatikan beberapa kunci sukses koperasi mega sejahtera. Bagaimana pandangan anda terhadap kunci sukses tersebut?
Kunci sukses tersebut akan berhasil apabila terdapat intensitas kerjasama. Semakin banyak anggota semakin tinggi intensitas kerjasama atau tugas manajemen.
-          Kemampuan dalam menentukan target dan pengambilan keputusan.
-          Formalitas kerja sama, fleksibilitas kerjasama dalam jangka panjang dan dapat menerima dan menyesuaikan perubahan.
-          Stabilitas kerjasama.
-          Tingkat stabilitas dalam coorporative di tentukan oleh sifat anggota dalam soal motivasi, kebutuhan bergabung.

5.      Kesuksesan koperasi mega sejahtera terutama di dukung oleh keberadaan PT Mega Bahtera Indah yang memiliki image yang baik. Jika koperasi tersebut berada pada perusahaan yang kurang mendukung keberadaannyadan koperasi dibiarkan menjadi lembaga independen dan mandiri, apakah koperasi lebih pesat perkembangannya atau justru semakin menurun perkembangannya? Jelaskan jawaban saudara !

Koperasi akan menurun karena keberadaan koperasi harus didukung oleh faktor lingkungan, sosial , hukum serta image suatu perusahaan tersebut. Di samping faktor di atas, koperasi juga harus menyediakan segala kebutuhan yang dibutuhkan oleh konsumen. Oleh karena itu, kelembagaan koperasi harus sesuai dengan jati dirinya sebagai wadah gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.







BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

1.      Kesimpulan
Dari uraian di atas dapat dipetik beberapa pelajaran yang bermanfaat bagi kita, tentang permasalahan yang dihadapi koperasi serta berbagai syarat yang harus dipenuhi agar koperasi mampu bertahan hidup di dalam masyarakat, dan seterusnya berkembang untuk mencapai cita-cita yang sudah ditanamkan di dalam segenap hati bangsa Indonesia yaitu masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Pada dasarnya bangsa Indonesia suka bekerja sama dan saling tolong-menolong. Oleh karena itu, banyak orang  yanag menganggap bahwa koperasi Mega Sejahtera termasuk koperasi yang cukup berhasil dalam pengembangannya.
2.      Saran
Agar Koperasi Indonesia mempunyai ciri yang khas, yaitu bercorak khas Indonesia, karena sangat dipengaruhi lingkungan yang juga khas Indonesia. Lingkungan yang dapat mempengaruhi koperasi dapat digolongkan menjadi empat kelompok yaitu lingkungan sosial, politik dan hukum, ekonomi, pertahanan dan keamanan. Lingkungan tersebut sangat berpengaruh terhadap koperasi, baik pengaruh yang bersifat positif, artinya menguntungkan koperasi, tetapi ada juga yang bersifat negatif yaitu merugikan koperasi.
Pengaruh lingkungan terhadap koperasi dapat mengakibatkan koperasi maju dengan pesat, tetapi dapat juga terjadi sebaliknya, koperasi tidak berkembang atau bahkan mati sama sekali. Selain itu lingkungan tertentu mengakibatkan koperasi mempunyai corak yang tertentu pula, oleh karena itu dalam mengelola koperasi harus memperhatikan situasi dan kondisi lingkungan di sekitar koperasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar